HOAX Dan Informasi Bencana

Beberapa hari ini Publik dibuat panik bahkan dibuat bingung dengan Informasi akan terjadi Gempa besar di Pantai selatan Jawa yang tersebar melalui sosial media/viral. Hal tersebut sudah dibalas dengan rillis yang dikeluarkan oleh BMKG terkait pelurusan Informasi. Setiap Kali terjadi Bencana maka Informasi simpang siur selalu menjadi ancaman Bencana yang menurut penulis sangat penting untuk dicermati.

MENGAPA Menyebarkan HOAX atas Informasi Bencana?
Disengaja, ya……kata disengaja menjadi hal yang mendasar kenapa menyebarkan HOAX dengan tujuan banyak macam, dari dampak kepanikan maka akan muncul pembelian masif atas kebutuhan warha, ancaman keamanan sampai terkait stabilitas sebuah wilayah. Ketika Informasi tidak jelas (HOAX) disebar maka ini upaya menyebar kekacauan, Dan pasti ada yang akan mengambil keuntungan dalam kondisi Seperti ini.

Tidak Disengaja……..ya….tidak sengaja dengan menyebarkan Informasi yang belum dikonfirmasi pada pihak yang memiliki kapasitas Dan juga diberi mandat atas tugasnya (BMKG, Badan Geologi misal). Tujuan menyebarkan Informasi ini biasanya lebih banyak karena ingin cepat menginformasikan ke Publik, tetapi fatal karena belum memverifikasi kepada Badan/lembaga yang menjadi tugasnya.
Permasalahan pemilihan DIKSI (kata/istilah) dalam menginformasikan juga menjadikan Informasi yang awalnya benar akhirnya multi tafsir, sehingga kepanikan juga bisa terjadi.

Media yang digunakan Untuk Penyebar HOAX
1. SMS
SMS masih menjadi efektif untuk penyebaran HOAX dengan sasaran seluruh warga (terutama warga lapangan menengah-kebawah) selama mempunyai HP maka media SMS menjadi sasaran penyebaran HOAX ini
2. Sosial Media
Media sosial ini biasanya berupa Instagram, Facebook, Blackberry Messenger (BBM), WA, Telegram. kenapa pelaku Penyebar HOAX ini sangat favorit menyebarkan melalui Sosial Media karena penetrasi Informasi melalui Sosial Media ini sangat tinggi, karena masing-masing sosial media dapat saling terhubung Dan juga terkonvergensi.
3. Blog Dan Web
Blog dan Website biasanya digunakan oleh penebar HOAX menjadi INDUK Informasi yang akan disebarkan melalui sosial media.

Bagaimana Menangkal HOAX ?
1. Kenali Sumber Informasi
Setiap Informasi yang kita Terima hendaknya cek dulu terkait Sumber berita, biasanya dengan cara memunculkan pertanyaan-pertanyaan atas Informasi
– Apa Informasi nya ?
– siapa Sumber Informasi tersebut?
– Kapan Informasi tersebut di rillis ?
– apakah Informasi tercantum Sumber lengkap atau tidak (nama penanggungjawab, institusi, kontak)
2. Konfirmasi atas Informasi
Apabila kita mendapatkan Informasi bencana yang diragukan akurasinya maka lakukan konfirmasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Terdekat. Karena sebagai Badan atas penanggungjawab atas bidang Penanggulangan Bencana BPBD akan mendapatkan data paling cepat Dan terkini. Dalam mengkonfirmasi sebuah Informasi ke BPBD usahakan komunikasi secara personal melalui Jalur komunikasi yang dimilikinya.
3. Hentikan untuk ikut Menyebarkan HOAX
Tips ketiga ini terkait dengan rasa, Bahwa nilai kemanusiaan kita diuji untuk tidak ikut membagikan Informasi yang belum Jelas, walau berniat untuk hanya sekedar mengkonfirmasi.

Mari Gunakan Informasi Dan komunikasi memperkuat Ketangguhan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *